Tugas Penulisan (softskill)
PERGAULAN REMAJA YANG BAIK
Assalamualaikum. Saya ingin memberikan pendapat dan pengalaman dengan apa yang saya lihat dan alami seputar pergaulan dikalangan remaja saat ini. Saya awali dengan perilaku remaja yang dinilai sangat bebas dalam bergaul apalagi didaerah kota-kota megapolitan. Kita semua sudah mengetahui saat ini banyak sekali pergaulan yang tidak sehat di lingkungan sekitar kita ini terutama pergaulan anak remaja ataupun anak-anak yang baru masuk masa pubertas.Bagaimana kita dapat mengupayakan agar para remaja memiliki pergaulan yang baik yang sehat sehinggga kualitas hidupnya akan meningkat sebagai pondasi untuk tumbuh menjadi dewasa sehingga tidak mudah terjerumus ke dalam pergaulan kurang baik atau kurang sehat.
Dalam hal ini Peran orang-orang
disekitarnya juga akan mempengaruhi pergaulan remaja, dirumah peran dari orang
tua membantu membentuk karakter anak supaya menjadi lebih baik , di sekolah
guru juga membantu pembentukan karakter siswa.Lingkungan adalah salah satu
penyebab pergaulan remaja itu baik atau menyimpang,karena remaja itu banyak
menghabiskan waktu mereka bermain setelah pulang sekolah jadi otomatis mereka
lebih banyak berinterkasi sosial dengan lingkungan umum.
Remaja yang merasa bahagia akan bergaul
dengan baik juga,adanya wujud perhatian dan kasih sayang sangatlah penting
karena kurangnya perhatian dan kasih sayang maka remaja akan bisa terjerumus
dalam pergaulan tidak sehat,perhatian dan kasih sayang itu tentunya berasal
dari orang tua dahulu ataupun keluarga dekat dan selanjutnya berasal dari
teman-teman sepermainannya.
Remaja yang terjerumus dalam pergaulan
freesexs, narkoba, minum minuman keras biasanya karena tidak memperoleh kasih
sayang dan perhatian terutama dari keluarga dan kebetulan remaja tersebut
mendapatkannya di suatu komunitas tertentu dipergaulan yang kurang baik tetapi
dia bisa diterima di komunitas tersebut apa adanya karena biasanya aturannya
longgar apa aja diperbolehkan sehingga dia merasa nyaman dikomunitas tersebut.
Remaja itu akan menjauhi pergaulan bebas
apabila dia sudah merasa bahagia dengan semua perhatian dan kasih sayang yang
dia terima dari orang-orang terdekat,sehingga dia tidak punya waktu lagi untuk
mencari kenyamanan dtempat lain dengan cara-cara yang secara tidak langsung
akan membuat dia salah jalan hidup.
Karena
Apabila remaja-remaja telah masuk ke lingkungan yang salah biasanya bila
ditarik ke lingkungan keluarga akan susah karena mereka masih sangat merasa
nyaman dengan hal-hal yang baru mereka rasakan. Jadi sebelum terlibat lebih dalam
harus diantisipasi dengan pemberian cinta kasih sayang dan perhatian yang cukup
sehingga dia tidak mencari diluar dengan cara cara kurang baik. Lingkungan juga
memberikan kontribusi yang signifikan atau sangat berpengaruh, oleh karena itu
butuh peran orang tua dan sekolah dalam hal pengawasan. Karena yang namanya
remaja masih labil suasana hati yang mudah berubah ubah sehingga butuh
didampingi dan diawasi karena mereka masih mencari jati diri mereka.Dalam perjalanan mencari jati diri inilah
hal-hal yang berkaitan dengan pergaulan bebas sangatlah rawan.
Cara yang
paling mudah untuk mengetahui keadaan pergaulan remaja ialah dengan cara
mengenal teman temannya, siapa sih temannya dan latar belakangnya bagaimana,
rumahnya dimana dan tempat berkumpulnya dimana. Ini bisa diketahui apabila ada
pola komunikasi yang baik antara orang tua dan anak misalnya anak bila akan
bepergian akan pamit dan memberitahukan akan kemana dan pulang jam berapa,
apabila ada komunikasi yang baik maka akan terdeteksi anaknya dimana. Ada juga
anak yang berbohong untuk menutupi kepentingan apabila dia jujur tidak mendapat
ijin dari orang tua. Tetapi pengawasan juga jangan terlalu ketat supaya anak
belajar diberi kepercayaan sehingga dia belajar diberi tanggung jawab dari
keputusan atau kesepakatan yang telah diambil. Biarkan anak remaja bisa bergaul
secara normal dengan teman temannya, orang tua cukup mengawasi dari jauh saja
dan apabila terjadi penyimpangan barulah orang tua menegur anak-anak tersebut.Bila penyimpangannya masih kecil mulai lah
menegur dengan halus agar remaja pun merasa dihargai.
Tidak semua remaja seberuntung remaja
lainnya karena tumbuh dalam keluarga yang kurang perhatian karena jumlah
anaknya terlalu banyak, orang tuanya broken home, faktor ekonomi, kedua orang
tuannya sibuk bekerja bisa mencukupi materi tetapi kurang bisa memberi
perhatian. Untuk remaja ini bisa mendapatkan perhatian dari orang lain asal
selektif misalnya di kegiatan kegiatan yang positif selain untuk sarana bergaul
juga bahkan bisa ke arah prestasi. Intinya meskipun tidak mendapat cukup
perhatian dari lingkungan keluarga tetapi tetap berusaha untuk mencari
pergaulan di kegiatan yang positif bisa juga di kegiatan keagamaan.
Demikian menurut saya dan juga dengan mengambil sebagian dari Internet tentang
pergaulan remaja masa kini. Maaf bila ada salah kata. Waalaikumsalam.

1 komentar:
Posting Komentar