PTSI B
Sistem Operasi
WINDOWS
SERVER CORE
Sedikit pembahasan tentang windows server core, salah satunya adalah
Windows Server 2008 Standard Edition
Windows Server 2008 Standard Edition
Windows
Server 2008 Standard Edition adalah versi windows server yang ditargetkan untuk
digunakan pada bisnis skala kecil sampai skala menengah. Versi ini adalah versi
yang umumnya paling banyak dipakai pada kegiatan bisnis. Karakteristik dan
fitur dari versi Windows server ini adalah :
- Versi 32-bit (x86) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 4 GB. Memiliki support prosesor sampai dengan 4 prosesor.
- Versi 64-bit (x64) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 32 GB Memiliki support prosesor sampai dengan 4 prosesor.
- Mendukung fungsi Network Load Balancing clusters namun tidak mensupport failover clustering.
Fungsi dasar
Windows server seperti domain controller, file dan print server,
DNS server, DHCP server, dan application server sudah bisa
digunakan dan di-deploy pada versi ini.
Windows
Server 2008 Enterprise Edition
Windows Server 2008 Enterprise Edition
adalah versi Windows server yang ditargetkan untuk digunakan pada bisnis skala
besar. Versi ini biasanya digunakan untuk menjalankan aplikasi khusus
seperti SQL Server 2008 Enterprise Edition (database server)
dan Exchange Server 2007 (email server). Aplikasi-aplikasi tersebut membutuhkan
performa prosesor dan RAM yang tinggi. Perbedaan versi ini dengan versi Windows
server 2008 Standard Edition adalah:
■ Failover
Clustering
Failover
clustering adalah
sebuah teknologi yang memungkinkan server lain untuk melanjutkan servis untuk
klien jika terjadi fail/masalah pada server utama. Teknologi ini
biasa diterapkan pada server yang bersifat mission-critical untuk
memastikan resource dan servis berjalan jika terjadi gangguan.
■ Active
Directory Federation Services (ADFS)
ADFS
memungkinkan fitur identity federation, biasa digunakan oleh
organisasi dengan banyak koneksi dan partner yang membutuhkan akses
menuju resource lokal. Karakteristik dan fitur dari versi
Windows server ini adalah :
- Versi 32-bit (x86) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 64 GB. Memiliki support prosesor sampai dengan 8 prosesor.
- Versi 64-bit (x64) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 2 TB. Memiliki support prosesor sampai dengan 8 prosesor..
Windows
Server 2008 Datacenter Edition
Windows Server
2008 Datacenter Edition adalah versi windows server yang ditargetkan untuk
digunakan pada bisnis skala sangat besar. Alasan utama untuk menggunakan
Windows Server 2008 Datacenter Edition dibandingkan dengan Enterprise Edition
adalah karena tersedianya lisensi virtual image yang tidak
terbatas. Windows Server 2008 Datacenter Edition disarankan untuk digunakan
pada organisasi yang menggunakan virtualisasi sebagai core technology dalam
kegiatan sehari-harinya. Windows Server 2008 Datacenter Edition memiliki
karakteristik dan fitur sebagai berikut :
- Versi 32-bit (x86) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 64 GB. Memiliki support prosesor sampai dengan 32 prosesor.
- Versi 64-bit (x64) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 2 TB. Memiliki support prosesor sampai dengan 64 prosesor.
- Support failover clustering dan ADFS.
- Unlimited virtual image rights.
Hal yang
perlu diperhatikan dari Windows Server 2008 Datacenter Edition adalah
bahwa hanya tersedia melalui OEM manufacturer. Artinya jika kita
berniat menggunakan versi ini, biasanya sudah sebelumnya memilih solusi
hardware server yang dipilih. Hal lain adalah deployment versi ini membutuhkan
investasi biaya yang besar.
Windows Web
Server 2008
Windows Web
Server 2008 adalah versi yang didesain khusus untuk fungsi Web applications
server (aplikasi berbasis web). Fungsi umum lainnya, seperti Windows Deployment
Server dan Active Directory Domain Services, tidak terdapat pada Windows Web
Server 2008. Windows Web Server memiliki karakteristik dan fitur sebagai
berikut:
- Versi 32-bit (x86) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 4 GB. Memiliki support prosesor sampai dengan 4 prosesor.
- Versi 64-bit (x64) mendukung kemampuan RAM sampai dengan 32 GB. Memiliki support prosesor sampai dengan 4 prosesor.
- Supports Network Load Balancing clusters.
Windows Web
Server 2008 dapat di setel pada mode Server Core, yang juga akan
membawa keuntungan karena meminimalkan resiko serangan dari luar sistem.
Teknologi yang secara full didukung oleh versi server ini adalah framework ASP.NET
dan bukan framework .NET .
Windows
Server 2008 for Itanium-Based Systems
Edisi ini
khusus dirancang untuk arsitektur prosesor Intel Itanium 64-bit , yang berbeda
dengan arsitektur prosesor x64 seperti Intel Core 2 Duo atau AMD Turion. Versi
ini adalah satu-satunya versi Windows Server 2008 yang dapat diinstall
pada komputer berprosesor Itanium. Baik fungsi application server
dan Web server disediakan pada versi ini. Fungsi lain seperti virtualisasi
dan Windows Deployment Services, tidak tersedia. Versi ini
mendukung sampai 64 prosesor dan RAM sampai 2 TB.
Windows
Server 2008 Server Core
Server Core adalah sebuah
versi stripped-down (minimal) dari Windows Server 2008. Versi
ini tidak menyediakan full desktop, dan dimanage melalui command
shell (mode text). Kita dapat mengatur komputer yang menjalankan
Server Core secara remote melalui Microsoft Management
Console (MMC). Kita juga dapat melakukan sesi Remote Desktop
Protocol (RDP) ke komputer yang menjalankan Server Core. Keuntungan
menggunakan versi ini adalah:
■Mengurangi
Resiko Serangan
Dengan
berkurangnya software dan service yang
terdapat pada versi ini, maka potensi serangan akan semakin minimal tidak
seperti pada sistem lengkap dengan desktop.
■Kebutuhan
Hardware Rendah
Versi ini
membutuhkan resource perangkat keras yang jauh lebih rendah
dibandingkan dengan kebutuhan pada Windows Server versi lainnya.
WINDOWS SERVER 2008 R2 ENTERPRISE
1. Pengertian
Windows Server 2008 R2 Enterprise
Windows
Server 2008 R2 Enterprise merupakan sistem operasi server yang memiliki
kemampuan lebih tinggi dibandingkan degan Windows Server 2008 R2 Standard
ataupun Foundasion. Bahkan sistem operasi ini juga lebih canggih dibandingkan
dengan Windows Server 2008 veresi sebelumnya, dimana peningkatan kualitas dalam
hal virtualisasi dan memberikan kemudahan akses serta mengurangi penggunaan
arus listrik.
Berbeda
dengan Windows Server 2008 dan Windows Server 2003, Windows Server 2008 R2
hanya tersedia untuk platform 64-bit, jadi hanya mendukung prosesor 64-bit.
Namun demikian, aplikasi 32-bit dapat berjalan di sistem operasi ini.
2. Kebutuhan
Sistem
•
Prosesor: 1.4 GHz (x64 processor)
•
Memory: 512MB, disarankan 1GB atau lebih
•
Hardisk: 32GB atau lebih
•
Display: SVGA 800×600 atau lebih
•
Lainnya: DVD-ROM, mouse, internet
3. Kelebihan
dan Kekurangan Windows Server 2008
Kelebihan
Windows Server 2008 adalah:
1. Windows
Server 2008 dapat beroperasi tanpa tampilan grafis atau graphical user
interface (GUI) dengan adanya teknologi powershell.
2. Dapat
memilih fungsi-fungsi yang dibutuhkan saja atau menambah fungsi lainnya jika
membutuhkan sewaktu-waktu tanpa melakukan instalasi ulang.
3. Kemampuan
virtualisasi bahkan embedded (menyatu) dengan Windows Server 2008.
4. Windows
Server 2008 mampu mengatur besar bandwidth yang dapat dipakai setiap aplikasi
maupun komputer yag terhubung ke jaringan.
5. Windows
Server 2008 juga sanggup mengontrol keamanan jaringan dengan fitur Network
Access Protection.
6. Server
juga dapat mengatur setiap akses identitas ke jaringan agar aman dan praktis
dengan adanya fitur read only domain controller.
7. Melalui
powershell, administrator tetap dapat memantau komputer di jaringan dari jarak
jauh.
8. Lebih
aman dalam mengendalikan laju informasi.
9.
Peningkatan Kapasitas Server untuk melayani lebih Simultan Koneksinnya.
10. Driver
disk yang fault toleran yang mendukung disk mirroring dan disk stripping dengan
parity (RAID 1 dan RAID 5).
11. Bebas
dari Kode 16 Bit milik MS-Dos,mendukung operasi 32 bit dan semua Fitur yang
ditawarkan oleh Microprosesor 32 bit seperti dapat mengamati memori hingga 4 Gb
dan Terproteksi.
12. Di
Desain agar kompatibel dengan Sistem Operasi terdahulu seperti MS-Dos,IBM OS/2.
13.
Peningkatan kemampuan layanan server TCP/IP seperti DHCP,WNS dan DNS.
14. Tool
untuk mengintegrasikan Netware dan memonitoring Jaringan.
15. Model
keamanan berbasis Domain penuh.
16. Terdapat
Layanan untuk Macintosh.
17. Bisa
Membooting jarak jauh untuk client.
18.
Terintegrasi Paket Back Office.
19. Terdapat
Network Client Administrator.
20. Fitur
pengendalian yang lebih baik (more control). Yaitu fitur yang dapat membuat
perusahaan memegang kontrol yang lebih terhadap server mereka.
Kekurangan
Windows Server 2008:
1. Browser
yang digunakan sebagai sistem dasar pada sistem perangkat bantu administrasi
banyak menggunakan Javascript dan Active X, ternyata mengakibatkan proses
sangat lambat.
2.
Pengubahan konfigurasi yang mendasar jarang dapat dilakukan dengan berhasil.
Hal ini berlaku untuk nilai default, Format file Log yang bersifat propritary
dan juga pilihan default-indeks, yang kesemuanya secara standar selalu harus
disimpan pada drive C.
3.
Dokumentasi online, yang praktis tidak diperlukan, ketika sistem keamanan
tertinggi Active X telah dipilih menyebabkan strategi keamanan yang kurang baik
pada IIS.
4.
Dibutuhkan pengubahan konfigurasi yang sangat kompleks untuk ISS Server.
4. Fitur
Baru Windows Server 2008 R2
Banyak
perkembangan yang sangat signifikan di Windows Server 2008 R2 . Windows Server
2008 R2 tidak terlalu banyak berubah dibandingkan dengan Windows Server 2008,
namun ada beberapa fitur canggih, diantaraya Core services, Networking dan
mobility, Security, dan Server management.
a. Core
Services
Windows-on-Windows
64-bit (WOW64) pada Windows Server 2008 R2 secara default akan terinstall
ketika melakukan instalasi dengan pilihan Windows Server 2008 R2 Core. Fitur
Windows Deployment Service yaitu PXE Provider dapat digunakan untuk boot
komputer klien melalui jaringan dengan memanfaatkan Transport Server role
service.
b. Networking
dan Mobility
Support
fitur untuk DirectAccess smart card yang dapat digunakan untuk interaktif login
dan menghilangkan DirectAccess Wizard. Adanya perbaikan fitur
DirectAccess diagnostic untuk membantu troubleshooting entry point pada control
panel. Selain itu dihapusnya Corporate Connectivity notification yang akan
memudahkan DirectAccess user experience.
c. Security
Microsoft
memperbaiki fitur Windows PowerShell cmdlets yang memungkinkan kita menambahkan
sekumpulan rule sehingga memudahkan dalam pengaturas akses Windows PowerShell.
Sedangkan menambahkan fitur baru melalui Windows Explorer administrative
template yang mana kita dapat menambahkan custom URL ketika AppLocker melakukan
blocking suatu aplikasi.
d. Server
Management
Port yang
digunakan pada protocol HTTP/HTTPS dari Windows Remote Management (WinRM) dan
Windows PowerShell remoting menjadi 5985/5986 dengan tujuan untuk keamanan data
transfer. Sedangkan pada Server Migration tool cmdlets sekarang support untuk
migrasi dengan scenario, migrasi konfigurasi IPv6 dan migrasi fitur
BranchCache. Ini merupakan perbaikan fitur dan memudahkan proses migrasi server
role, setting OS, data dari server yang sedang berjalan seperti Windows Server
2003, Windows Server 2008, atau Windows Server 2008 R2 ke komputer dengan OS
Windows Server 2008 R2.
Sumber:
